KUMPULAN PUISI



Puisi adalah sebuah karya sastra berwujud tulisan yang didalamnya terkandung irama, rima, ritma dan lirik dalam setiap baitnya. Umumnya unsur diatas puisi juga memiki makna dan dapat mengungkapkan perasaan dari sang penyair yang dikemas dalam bahasa imajinatif dan disusun menggunakan struktur bahasa yang padat penuh makna. Puisi merupakan karya seni berupa tulisan yang menggunakan kualitas estetika (keindahan bahasa) sehingga berfokus pada bunyi, irama, dan penggunaan diksi.

Berdasarkan jenisnya puisi dapat dibagi menjadi dua jenis yakni puisi baru dan pusi lama. Masing masing jenis puisi tersebut tentunya juga memiliki ciri-ciri dan struktur yang berbeda pula antara puisi baru dan puisi lama.

Berikut ini adalah kumpulan karya puisi dari para penyair yang tergabung dalam Organisasi REMAS ( Remaja Antalogi Sastra ) di STKIPNU Indramayu.




@TERUNTUK KALIAN, PENGISI KISAH ABU – ABU@
Karya  : Quai

Kawan...
3 tahun lalu Aku mengenal Kalian
Selama itu pula terjalin sudah sebuah hubungan...
Ya, sebuah hubungan bernama PERTEMANAN

Seperti keluarga, didalamnya terdapat ribuan canda
Seperti persaingan, tak jarang menciptakan pertengkaran
Seperti hujan yang jatuh ke bumi, kadang air mata pun mengiringi

Kawan...
Terimakasih sudah menjadi kawanku
Terimakasih sudah menghadirkan tawa dihidupku
Terimakasih sudah mendengarkan keluh kesahku
Dan terimakasih sudah menjadi bagian dari kisahku

Jika kiranya dalam hubungan ini Aku banyak salah
Jangan ragu tuk menegurku agar Kalian tak gelisah
Jika kiranya dalam hubungan ini Aku sering menyakiti
Jangan menjauh, tapi ingatkan Aku agar menyadari
Dan jika kiranya dalam hubungan ini Aku bisa menghadirkan tawa
Jangan lupakan, karna Aku takut tak akan bisa mengulanginya

Kawan...
3 tahun itu berlalu dengan sangat cepat
Sekarang bayang perpisahan sudah mulai mendekat
Kuharap Kalian takkan lupakan kenangan yang Kita buat
Dekap erat dan tetaplah Kalian ingat

Jadikan kisah putih abu-abu ini sebagai sejarah
Bungkus rapih dengan makna pertemanan yang indah
Jangan sampai ada pertengkaran diakhir kisah
Agar saat berpisah, tak ada diantara Kita yang gelisah

Kawan...
Perpisahan bukanlah suatu hal yang mengerikan
Dan jangan anggap sebagai hal yang menyedihkan
Sekarang Kita akan melanjutkan perjuangan
Harus mandiri dan bangkit mewujudkan impian

Perpisahan hanyalah sebuah nasihat diri
Agar Kita tetap akrab saat dipertemukan kembali
Dan semoga nanti,,,
Akan ada pertemuan selanjutnya
Yang menceritakan kembali kisah kita 
Lanjutkan perjuanganmu, Kawan-Kawanku💪


*SENYAP RINDU*
Karya : Awank – Awank

Kelam.
Senja telah pasrah menenggelamkan diri.
Pada waktu yang melahapnya buas.
Tergores sisa jingga yang memudar.
Mengusamkan takdir pada sekat rindu.
Mengoyak sudut senyumku mengenangmu.
Dan kau... melukiskan penyesalan pada lembar yang tersisa.
Hingga rintik menyapa malamku.
Menggigilkan jiwa yg mengering.
Dan menyibak tabir jejakmu.
Aku selalu bertanya tentangmu.
Tentang mengapa hujan yang kau suka.?
Jika dalam hujan terbersit jutaan kenangan.
Dan mengapa harus hujan yang kau suka.?
Jika hujan menjadikan jalan perjumpaan kita pada air mata.
Tapi. Hujan kini milikmu dalam nirwana.
Aku akan mencintai hujan. Seperti aku mencitaimu dengan rindu yang tersisa.


*AYAH*
Karya : Awank Awank

Ayah, dekap hangat yang tersaji pada lorong waktu yang Tejadi.
Tutur sutra menikam ragamaya. 
Satu dan jutaan butir keringat menyentuh tanah kerontang.
Aku dapat berjejak kini. 
Keriput lipatan perjuangan kau sajikan pada air mata. 
Kini kau terbaring lemah tak berdaya. Dengus napas tersengal perlahan. 
Harapan mencabik bingkai hidup. 
Kau lentera yang tak akan padam dan hilang. 
Aku dan seuntai doa pembuka gerbang surga. 
Ayah ... kidung kidung rindu ku lantunkan. 
Jutaan sajak ku terbangkan bersama doa menyentuh nirwana.


~PAGIKU~
Karya : NengHendo_Smith

Dulu sebelum kau mengenalnya kau selalu mengadu padaku tapi sekarang setelah kau bertemu dengannya kau sering meninggalkanku, aku rindu saat kau menitihkan air mata menceritakan kelah kesahmu kepada-NYA sambil mengangkat kedua tangan diatas dadamu, aku rindu permintaan-permintaan yang kau ucap untuk mengawali pagimu dengan semangat.
Kini, yang kulihat hanya segelonjor tubuh dengan mata tertutup yang diselimuti kemalasan masih tertidur pulas, kau tak mendengarku lagi?
 Atau kau pura-pura tidak mendengarku ?
Bagaimana bisa ketika malam kau slalu mengingatnya sedangkan pagi kau mengabaikannya padahal malam tidak memanggilmu aku lah yang memanggilmu lantas mengapa?
 Apakah kabulku tak kunjung datang padamu?
Mungkin pagimu hebat tapi akulah pagimu lebih hebat dari malam mu.
Dia sunnahmu sedangkan aku wajibmu. Bagaimana bisa kau meninggalkanku ?


%KATA HATI%
Karya : Herry Setiawan


Sadar akan siapa dan bagaimana jiwa ini
Menjadikan diri semakin lemah tak bermaya
Menjadikan dunia hanya sementara
Yang harus dilalui penuh dengan luka

Sampai kapan kuharus menunggu kematian tiba
Sampai Kapan kuharus menunggu kebahagiaan yang nyata
Sampai kapan kuharus menunggu rasa hati yang sempurna
Sampai kapan kuharus menunggu.. menunggu bersama dalam cinta

Semua hanya angan yang tak nyata
Semua hanya sebuah kisah yang tak sempurna
Semua hanya ilusi fatamorgana
dan hanya sebuah kematian yang dapat merubahnya







               NEGERI PARA WARAS
Karya: bang azis


negeri para waras
Orang waras kepalanya panas
Orang waras mulutnya pedas
Orang waras pikirannya culas
Orang waras tindakannya beringas

Negeri para waras
Negeri dimana kaum atas suka dagelan
Dari tidur saat rapat sampai makan uang rakyat

Negeri para waras
Negeri dimana guru harus mencetak moral
Sedangkan kesejahteraannya tak masuk akal

Negeri para waras
aku waras
Kamu waras



EMOSI
Karya : Khoirul fajri

Karya : Khoirul fajri
Gelisah tapi muaranya berapi-api
Saat emosi setuang dalam nuraninya yang liar
Nama putih di coret dengan kata maki makna benci
Lalu sering terulang seperti biasa-biasa saja
Hati penuh terang lalu kau suramkan
Disaat dunia mengajarimu sakit pahit karna sayangnya padamu
Bukan semata-mata ingin meludahi demi dia, mereka atau
siapapun yang kau anggap sebagai musuh

CINTA
Karya : Khoirul fajri

Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun samudra kebaikan
Cinta adalah tangan-tangan yang merajut hamparan permadani kasih sayang
Cinta addalah hati yang selalu berharap dan mewujudkan dunia setra kehidupan yang lebih baik
Rasul pernah mengatakan :
“wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-NYA”
Maka taatilah dan bertawakallah kepadaNya
Cinta jangan dieluh-eluhkan justru disyukuri
Adapun rintangan itu adalah pelajaran kita untuk menerima dan tabah


BUKAN AKU
Karya : Khoirul fajri

Hartaku dunia yang kujaga namun hilang
Lalu salahkan kawan yang sama dalam milik kita
Angkasa disalahkan apalagi lahap makian serapah karena dianggap diri susah
Pada hati ia miskin lagi karna niat kalimatnya di umpat
Apalagi maknanya di benam nafsu
Ia sesal ia salah lalu lupa terus biasa-biasa saja
Tetapi mereka bukan ia


TETAP KU CIUM BENDERAKU
Karya : Khoirul fajri

Negriku pastilah aku puji lagi dan tak terganti
Semasa apapun kita mati
Kita bangga untuk mencium suci benderanya
Memeluknya hingga yang lain menentang
Seperti ibuku sendiri yang lebih ku sayang
Lebih buat ku yakin berlaju
Apapun salahku bukan karena aku berganti kasih
Ibu pertiwi tetap jiwa hati
Bukan kalian tapi kita


NYANYIANKU TENTANGMU
Karya : Khoirul fajri

Mereka tercipta untukku
Melati yang tumbuh dari rasa takjubku
Bunga cinta yang ku semai dihati dinaungan jiwaku
Sepenuh warnanya yang putih
Ku artikan dalam kesucian hatimu
Hariku mengenalmu begitu menyihir segala haruku
Sedang menyepi jadi berseri
Sedang gelap gulita menjadi binaran terang yang ada
Bercerita lagi tentang kita
Saat menyirami bunga-bunga ditaman tempat mimpi ditumbuhkan
Itulah nyanyiankuu tentangmu
Seperti naluri yang tumbuh
Naluriku untuk menjaga dan memilikimu
Dan cinta itu cerita diantara hati kita yang menjaga
Karna aku mengindahkan dirimu kasih
Melati dihatiku saat ini


ISI DALAM JASAD
Karya : Khoirul fajri

Isi dalam jasad
Adakah jiwa yang tak munkin berpisah
Sepenuhnya ditulis
Apa itu penyempurnaan
Dan juga yang berkurang pada suatu sifat
Zat yang terbaca
Lalu sisanya diterangkan dalam perandaian sifat-sifat tersirat
Mungkin perumpamaan manusiawi tentang zaman dan jeda-jeda yang hilang
Membaca dengan hati-hati seperti buku-buku yang tertulis
Sejarah manusia yang dikosongkan keberadaannya
Untuk kenangan itu rindu-rindu itu dikitabkan dalam dada bingkai jiwanya
Bukan karna lemah
Bukan karna memelas pada kesempatan
Lalu hidup selalu berjalan
Detik demi detik yang berganti
Ajaklah dengan kedua tangan kita
Masa lalu ada untuk masa-masa yang dipersiapkan untuk manusia
Dalam keutuhan hatinya yang bersyukur


SAHABAT
Karya : Khoirul fajri

Sahabat ada di hari dimana kau bersalam pada dunia
Matanya itu makna tak usah berkata
Karna serupa di alam batin yang menjiwai hati mereka
Dari mataraga hakikat nurani
Zaman dengan zaman di usia di deru
Disatukan dalam sajak sejarah pertalian mereka
Satu kaitan yang mengait bagai bughul-bughul sihir
Yang menyulap dunia menjadi indah di pandang
Yakni mata mereka


CINTA ALLAH UNTUK KITA
Karya : Khoirul fajri

Menyusup dari nafas pagi
Cahaya bias sinaran wajah sang mentari
Mengalir dialiran darah dan sem-sum tulang kehidupan ku ini
Seperti memberi tau
Bahwa hati telah ku temui untuk ku nikmati dengan tersenyum lepas
Sebuah asa
Hingga masa manusia selalu begitu
Kadang indah kadang mengundang resah
Seperti hamparan tanya milik hamba-hamba kecil nan lusuh
Karena malu bertanya pada penguasa hidupnya
Dan untuk itu
Allah menurunkan cinta untuk sujudnya
Sinar pekat dijiwa
Seperti bingkai yang menjaga keindahan rohani diperdaun jasmaninya yang hakiki
Diam abadi mnyuguhkan ketakjuban
Rasa syukur serta peribadatan semesta
Tutur dan lakunya yang  disempurnakan
Dan hidup untuk manusia yang meyakini kelemahan
Kecuali kuasa pemilik segala kejadian dialam ini
Untuk kita


WAJAH JEJARINGANKU
Karya : Khoirul fajri

Layarku kutulis percuma
Penuh catatan emosi atau Cuma mengisi waktu sepi
Dari waktu-waktu itu terbuang lalu merugi karena sia-sia
Tuntutan mengisi kau curi untuk apa kalau tersita seperti itu
Dan itu-itu saja kian percuma
Lalu binasa bila layar itu kau ludahi bukan kau jaga
Seperti parasmu dibalut senyuman
Dihiasi kata-kata sendu halus yang dicintai sahabat yang sama hatinya


KEHIDUPAN
Karya : Khoirul fajri

Hidup dibumi tidaklah seperti disyurga
Dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan
Sebuah perjalanan juga perjuanagan
Untuk mengenal apa yang telah kita miliki dan yang akan dimiliki nanti
Yakni pertemuan kembali pada maha pengasih segalanya pada makhluknya
Janganlah mengubah cintamu pada rahmat dihatimu
Yakni rasa takut, malu, dan ketakjubanmu pada kebesarannya yang indah
Seperti sumpah dalam hati-hati pendahulu
Pemimpin manusia yang merunduk lalu sujud membenamkan kesalahannya
Sempurnakan rindu dan pertanyaan-pertanyaan dalam kegelisahannya
Semua kembali dalam senyum dan salam
Sebuah penyempurnaan rindu-rindu manusia
Cinta yang sejati dalam penciptaannya



Takdir
Karya : AKP

Saat ku berusaha dan bekerja
Hingga khusyunya do'a menjadi penyerta
Gundah gulana datang tanpa perantara
Ya Rabb... Kini ku Pasrah pada Takdir-Mu

Saat ujian datang silih berganti
Ditengah usaha yang kini ku tekuni
Berserah ku dan teruskan langkah pasti
Ya Hakiim... Ku pasrah apa keputusan-Mu

Tawakal ku bersimpuh dan bekerja
Mohon petunjuk disamping berusaha
Meski Gulana terus menerpa
Ya Rahman... ku pasrahkan atas kasih-Mu

Ketika Takdir harus mengakhiri
Meski kehendak ingin terus menyusuri
Langkah yang semakin tak pasti
Pelajaran ini ku jadikan sebuah saksi
Takdir-Mu kan terus ku Imani
Meski sesal merasuk di hati
Ya Haqq... Ku percaya atas keputusan-Mu




SESAL
Karya  : Un

Apa lagi yang dapat kulakukan?
Ketika cinta sudah mencengkeram seluruh jiwaku
Ketika rindu sudah menyesakkan dadaku
Ketika cemburu membuat hatiku panas dingin tak menentu
Apa lagi yang dapat kulakukan?
Saat akalku sudah tak sehat lagi
Saat makanku sudah tak nikmat lagi
Saat tidurku sudah tak nyenyak lagi
Sekarang apa yang harus kulakukan?
Setelah kau hilangkan semua harapan
Setelah janji kau abaikan
Setelah kau berubah perasaan
Sekarang apa yang harus kulakukan?
Selama ini Tuhan kunomor duakan
Ibadah hanya menggugurkan kewajiban
Pantaskah aku mengadu pada-Mu, Tuhan?


`                       RINDU
Karya : Un

Kemarilah
Akan kuberitahu sesuatu
Tentang kepingan rindu yang terserak
Dan bunga cinta yang kehausan
Kau tahu?
Rindu ini mutlak jadi milikmu
Tak bercelah ataupun bertitik
Kau tahu?
Aku mencintaimu lebih dari kuncup-kuncup edelweiss
Lebih dari aroma spidol yang aku gilai











No comments:

Post a Comment