Sunday, December 9, 2018

BAHASA


Bahasa (dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāā) adalah kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda, misalnya kata dan gerakan. Kajian ilmiah bahasa disebut ilmu linguistik.

Perkiraan jumlah bahasa di dunia beragam antara 6.000–7.000 bahasa. Namun, perkiraan tepatnya bergantung pada suatu perubahan sembarang yang mungkin terjadi antara bahasa dan dialek. Bahasa alami adalah bicara atau bahasa isyarat, tetapi setiap bahasa dapat disandikan ke dalam media kedua menggunakan stimulus audio, visual, atau taktil, sebagai contohnya, tulisan grafis, braille, atau siulan. Hal ini karena bahasa manusia bersifat independen terhadap modalitas. Sebagai konsep umum, "bahasa" bisa mengacu pada kemampuan kognitif untuk dapat mempelajari dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks, atau untuk menjelaskan sekumpulan aturan yang membentuk sistem tersebut atau sekumpulan pengucapan yang dapat dihasilkan dari aturan-aturan tersebut. Semua bahasa bergantung pada proses semiosis untuk menghubungkan isyarat dengan makna tertentu.

Bahasa lisan dan bahasa isyarat memiliki sebuah sistem fonologis yang mengatur bagaimana simbol digunakan untuk membentuk urutan yang dikenal sebagai kata atau morfem, dan suatu sistem sintaks yang mengatur bagaimana kata-kata dan morfem digabungkan untuk membentuk frasa dan penyebutan.

Bahasa manusia unik karena memiliki sifat-sifat produktivitas, rekursif, dan pergeseran, dan karena secara keseluruhan bahasa manusia bergantung pula pada konvensi serta edukasi sosial. Strukturnya yang kompleks mampu memberikan kemungkinan ekspresi dan penggunaan yang lebih luas daripada sistem komunikasi hewan yang diketahui.

Sejak zaman hominin, bahasa diperkirakan mulai secara bertahap mengubah sistem komunikasi antarprimata. Primata kemudian mulai memperoleh kemampuan untuk membentuk suatu teori pikiran dan intensionalitas. Perkembangan tersebut terkadang diperkirakan bersamaan dengan meningkatnya volume otak, dan banyak ahli bahasa berpendapat bahwa struktur bahasa berkembang untuk melayani fungsi sosial dan komunikatif tertentu. Bahasa diproses pada banyak lokasi yang berbeda pada otak manusia, terutama di area Broca dan area Wernicke.

Manusia mengakuisisi bahasa lewat interaksi sosial pada masa balita, dan anak-anak sudah dapat berbicara secara fasih kurang lebih pada umur tiga tahun. Penggunaan bahasa telah berakar dalam kultur manusia. Oleh karena itu, selain digunakan untuk berkomunikasi, bahasa juga memiliki banyak fungsi sosial dan kultural, misalnya untuk menandakan identitas suatu kelompok, stratifikasi sosial, dan untuk dandanan sosial dan hiburan.

Bahasa-bahasa berubah dan bervariasi sepanjang waktu, dan sejarah evolusinya dapat direkonstruksi ulang dengan membandingkan bahasa modern untuk menentukan sifat-sifat mana yang harus dimiliki oleh bahasa leluhurnya supaya perubahan nantinya dapat terjadi. Sekelompok bahasa yang diturunkan dari leluhur yang sama dikenal sebagai rumpun bahasa.

Bahasa yang digunakan dunia sekarang tergolong pada keluarga Indo-Eropa. Termasuk di dalamnya adalah bahasa seperti Inggris, Spanyol, Portugis, Rusia, dan Hindi; Bahasa Sino-Tibet, yang melingkupi Bahasa Mandarin, Cantonese, dan banyak lainnya; Rumpun bahasa Afro-Asiatik yang melingkupi Arab, Amhar, Somali, dan Hebrew; dan bahasa Bantu, yang melingkupi Swahili, Zulu, Shona, dan ratusan bahasa lain yang digunakan di Afrika. Konsensusnya adalah antara 50–90% bahasa yang digunakan sejak awal abad ke-21 kemungkinan akan punah pada tahun 2100.[1] [2]

Asal mula bahasa
Artikel ini berisi uraian tentang asal mula bahasa alamiah. Untuk asal mula bahasa pemrograman, lihat Sejarah bahasa pemrograman.
Asal mula bahasa pada spesies manusia telah menjadi topik perdebatan para ahli selama beberapa abad. Walaupun begitu, tidak ada kesepakatan umum mengenai kapan dan umur bahasa manusia secara pasti. Salah satu permasalahan yang membuat topik ini sangat sulit dikaji adalah kurangnya bukti langsung. Akibatnya, para ahli yang ingin meneliti asal mula bahasa harus menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti lain seperti catatan-catatan fosil atau bukti-bukti arkeologis, keberagamanan bahasa kontemporer, kajian akuisisi bahasa, dan perbandingan antara bahasa manusia dengan sistem komunikasi hewan, terutama sistem komunikasi primata lain. Secara umum ada kesepakatan bahwa asal mula bahasa manusia berkaitan erat dengan asal usul perilaku manusia modern, namun terdapat perbedaan pendapat mengenai implikasi-implikasi dan keterarahan hubungan keduanya.

Langkanya bukti empiris membuat banyak ahli menganggap topik ini tidak dapat dijadikan kajian penting. Pada tahun 1866, Société de Linguistique de Paris bahkan melarang perdebatan mengenainya. Larangan tersebut tetap berpengaruh di banyak negara barat hingga akhir abad ke-20.[1] Sekarang, ada banyak hipotesis mengenai bagaimana, kenapa, kapan dan di mana bahasa mungkin pertama kali muncul. [2] Tampaknya tidak begitu banyak kesepakatan pada saat ini dibandingkan seratus tahun lalu, saat teori evolusi Charles Darwin lewat seleksi alam-nya menimbulkan banyak spekulasi mengenai topik ini. [3] Sejak awal 1990-an, sejumlah ahli bahasa, arkeologis, psikologis, antropolog, dan ilmuwan profesional lainnya telah mencoba untuk menelaah dengan metode baru apa yang mereka mulai pertimbangkan sebagai permasalahan tersulit dalam sains. [4]

BAHASA MENURUT PARA AHLI

1.    Bloch dan Trager
Bahasa mempunyai struktur yang tersusun secara teratur tentang bunyi serta urutan bunyi bahasa yang mempunyai sifat manasuka serta dengan sistem tersebut sebuah kelompok sosial untuk bekerja sama.

2.    Sudaryono
Bahasa merupakan sarana berkomunikasi secara efektif meskipun masih tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa tersebut dapat menjadi suatu sarana komunikasi yang menjadi sumber dari kesalahpahaman.

3.    Saussure
Bahasa merupakan sebuah objek pada semiologi.

4.    MC. Carthy
Bahasa merupakan praktik yang sangat tepat untuk dapat mengembangkan kemampuan dalam berfikir.

5.    William A. Haviland
William A. Haviland berpendapat bahwa pengertian bahasa ialah sistem bunyi yang ketika digabungkan menurut aturan akan dapat menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang sedang berbicara dengan menggunakan bahasa tertentu.

6.    Tarigan
Bahasa merupakan sistem yang tersusun secara sistematis yang kemungkinan dipakai pada sistem generatif serta menjadi lambang atau simbol yang arbitrer.

7.    Santoso
Bahasa adalah rangkaian bunyi yang dikeluarkan melalui pengucapan manusia dalam saat kondisi sadar.

8.    Mackey
Bahasa merupakan bentuk serta keadaan ataupun sistem lambang bunyi yang arbitrer atau berasal dari tatanan yang terdapat didalamnya berbagai sistem.

9.    Wibowo
Bahasa adalah sistem persimbolan bunyi yang mempunyai berbagai makna dan artikulasi yang dihasilkan alat ucap secara arbitrer serta konvensional yang digunakan untuk alat berkomunikasi kepada sekelompok umat manusia supayat melahirkan perasaan dan juga pikiran.

10.  Walija
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi yang sangat lengkap serta efektif guna untuk menyampaikan pesan, perasaan, maksud, ide, dan pendapat untuk orang lain.

11.  Syamsuddin
Pengertian bahasa menurut syamsuddin adalah alat yang digunakan dalam membentuk perbuatan, pikiran, perasaan, serta keinginan dimana menggunakan alat untuk mempengaruhi dan dipengaruhi.

12.  Pengabean
Pengertian bahasa menurut Pengabean, bahasa merupakan sistem yang dipakai untuk melaporkan serta menyampaikan segala yang berproses pada sistem saraf.

13.  Soejono
Soejono berpendapat bahwa pengertian bahasa merupakan sarana untuk menghubungkan rohani yang penting dalam kehidupan secara bersama.

14.  Gorys Keraf
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi satu sama lain dan berupa simbol bunyi yang berasalkan dari alat ucap yang dimiliki manusia.

15.  Finoechiaro
Bahasa merupakan sistem simbol vokal yang arbitrer serta dapat memungkinkan semua orang untuk berada dalam suatu kebudayaan tertentu ataupun orang lain yang akan mempelajari sistem kebudayaan tersebut yaitu dengan cara berkomunikasi ataupun berinteraksi.

16.  Kamus Linguistic
Bahasa ialah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang dipakai oleh masyarakat dalam berinteraksi, mengidentifikasi diri, serta bekerjasama.

17.  Fodor
Bahasa merupakan sistem tanda serta simbol yang saling berhubungan dengan memiliki sifat yang konvensional dimana mempunyai sifat ataupun ciri-ciri tertentu yang dipunyai pada situasi atau benda yang dimaksud tersebut.

18.  Bolinger
Bahasa merupakan sistem fonem yang terbentuk karena perbedaan bunyi, sintaksis, serta sistem morfem untuk dapat mengungkapkan makna yang ada hubungannya dengan dunia luar, dunia luar yang dimaksud adalah kenyataan.

19.  Felicia
Bahasa merupakan alat yang dipakai untuk berkomunikasi dan dapat berupa tulis ataupun tulisan.

20.  Owen
Bahasa ialah sebuah sistem konvensional untuk menyampaikan konsep dengan melalui manfaat dari berbagai simbol yang diinginkan serta untuk mengkombinasikan segala simbol yang diatur dan juga mempunyai suatu ketentuan.

21.  Carrol
Bahasa adalah sistem berstruktural tentang bunyi serta urutan bunyi bahasa yang bersifat manasuka, yang dipakai ataupun dapat digunakan untuk berkomunikasi antar sesama sekelompok manusia dan secara agak tuntas untuk memberi nama kepada berbagai jenis benda, peristiwa, serta proses yang ada dalam lingkungan hidup umat manusia.

22.  Harimurti Kridalaksana
Bahasa adalah sistem bunyi yang memiliki makna serta digunakan dalam berkomunikasi antar sesama umat manusia.

23.  DEPDIKNAS 2005
Bahasa merupakan sebuah ucapan yang berasal dari perasaan serta pikiran manusia yang disampaikan secara teratur dan dengan memakai bunyi sebagai mediumnya.

24.  Harun Rasyid, Mansyur dan Suratno
Bahasa ialah struktur serta makna yang terbebas dari penggunanya sebagai sebuah tanda guna menyimpulkan maksud dan tujuannya.

25.  Hasan Alwi
Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer dimana dapat untuk dimanfaatkan semua orang dalam berinteraksi, bekerjasama, serta mengenali diri terhadap percakapan yang baik serta tingkah laku dan sopan santun.

26.  Bill Adams
Bahasa merupakan sistem pengembangan psikologi setiap individu dalam konteks yang intersubjektif.

27.  Wittgenstein
Bahasa ialah sebuah bentuk pemikiran yang dapat untuk dipahami serta mempunyai suatu hubungan dengan kenyataan, memiliki struktur, serta bentuk yang logis.

28.    D.P. Tambulan
Bahasa ialah suatu cara guna memahami pikiran dan perasaan manusia serta untuk menyatakan isi dari pikiran dan perasaan tersebut.

29.    Ferdinand De Saussure
Bahasa merupakan salah satu ciri yang menjadi pembeda, hal ini karena dengan memakai bahasa maka setiap kelompok yang ada pada masyarakat dapat menjadi dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dengan kelompok lain.

30.  Plato
Plato berpendapat bahwa pengertian bahasa adalah pernyataan yang ada pada pikiran seseorang dengan memakai perantaraan rhemata (ucapan) serta onomata (nama benda atau sesuatu) yang merupakan cerminan ide seseorang dalam arus udara dengan melalui media yaitu mulut.




No comments:

Post a Comment